1. Gang Sate:
2. Sate Ayam Ngepos:

Berlokasi di sudut (belokan) Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Gajah Mada. Selain itu ada beberapa penjual sate yang berjualan disore hari dan dipinggir jalan. Kisarannya Rp 10,000.00 sampai dengan Rp 15,000.00 tiap 10 tusuk.
3. Pecel Ponorogo,
4. Sate dan Gulai Kambing,
5. Serabi Kecamatan

Kebetulan berlokasi disamping Kecamatan Kota lantas disebut begini. Buka mulia habis Subuh, kalau weekend rame banget! Bisa ngantri lama, tapi kalau weekdays ngantrinya standar. per biji Rp 750.00 dan enak banget, diguyur kuah santan manis.
6. Dawet Jabung

Dawet jabung adalah minuman khas dari ponorogo, dari desa jabung kecamatan mlarak Kabupaten Ponorogo, Minuman pelepas dahaga seperti dawet mungkin tak asing lagi di ibu kota. Banyak pilihan dawet bermerek maupun tanpa merek. Namun, Dawet dari Ponorogo ini menjadi sebuah pilihan yang patut dicoba.
7. Bakso Bumi Reog

Tekstur baksonya sangat lembut sehingga sangat nikmat untuk dimakan, kemudian kuahnya sangat gurih, begitu menggugah selera. Tempatnya pun sangat unik, karena depot tersebut terletak di samping sungai yang indah, sehingga kita bisa sekalian potert-potret disana. Didepot tersebut juga terdapat peta besar Ponorogo yang menunjukkan tempat-tempat wisata Ponorogo, jadi jika anda ingin pergi berwisata di ponorogo sebaiknya mengunjungi depot ini dulu. Depot ini berlokasi di selatan Jeruk Sing.
8. Jenang Mirah

Jajanan khas ponorogo memang banyak, tapi yang paling terkenal mungkin ya jenang ini, jenang mirah. Yang terletak di desa jetis ponorogo, jenang ini begitu kenyal, tetapi mudah untuk dimakan. Rasa manisnya pun alami karena pembuatan jenang ini masih dengan teknik tradisional.
9. Jagung Bakar Alun – Alun

Jika anda berjalan-jalan pada sore atau malam hari di alun-alun, anda akan mendapati jagung bakar dimana-mana. Jagung bakar disini begitu nikmat, sangat cocok untuk menemani saat-saat dingin. Bumbunya pun sangat meresap, ada yang pedas ada yang manis, tergantung kita mau pesan apa.









0 komentar:
Posting Komentar